CENDERALOKA - Kini perkembangan tren fashion di kalangan anak muda turut membuka peluang bagi pelaku usaha untuk menghadirkan berbagai produk kreatif.
Aksesoris yang biasanya hanya sebagai pelengkap penampilan, kini ternyata juga bisa menjadi bagian dari ekspresi diri.
Dari gelang, bag charm, hingga gantungan kunci tidak hanya digunakan sebagai benda fungsional saja, tetapi juga bisa dipilih berdasarkan bentuk, warna, dan karakter yang sesuai dengan selera penggunanya.
Peluang ini dimanfaatkan oleh Er-Ef dalam membuka usaha yang bergerak di bidang aksesoris handmade.
Produk dari Er-Ef sendiri ada gelang, bag charm, dan cermin hias.

Aksesoris dari Er-Ef ini diproses dan di kerjakan secara manual, dari konsumen juga bisa custom sesuai dengan keinginan mereka.
Perjalanan Er-Ef ini sebenarnya tidak langsung dimulai dari produk aksesoris, melainkan di tahun 2016 Er-Ef menawarkan souvernir berupa handuk.
Namun, dalam perjalanan usahanya, Er Ef mendapatkan komentar yang kurang baik mengenai produk tersebut.
Kondisi tersebut kemudian menjadi salah satu pertimbangan untuk melakukan perubahan dan mencari jenis produk lain yang lebih sesuai dengan minat konsumen.
"Perjalanan Er-Ef sejak 2016 ini memperlihatkan bahwa sebuah usaha dapat berkembang melalui proses mencoba, menerima masukan, dan menyesuaikan diri dengan perubahan". Owner Afifah
Akhirnya Er-Ef beralih ke produk aksesoris, perubahan ini menjadi proses usaha dalam membaca perkembangan tren dan kebutuhan pasar.
Salah satu produk yang dibuat Er Ef adalah gelang anyam.
Untuk proses pembuatannya dimulai dengan memotong tali sesuai kebutuhan.
Tali yang digunakan dapat berupa tali satin maupun tali giok.
Setelah itu, ukuran gelang disesuaikan dengan pergelangan tangan pemesan agar gelang dapat digunakan dengan nyaman.
Tali yang telah dipersiapkan kemudian dianyam menggunakan alat anyam.
Setelah proses anyaman selesai, gelang diberi tambahan charm sebagai pemanis.
Meski mengikuti perkembangan tren, Er Ef tetap mempertahankan unsur handmade dalam produknya.
Proses pemotongan tali, penganyaman, perakitan, hingga pemasangan berbagai hiasan dilakukan dengan hati-hati dan memperhatikan detail produk.
Sentuhan manual tersebutlah yang menjadi bagian dari karakter produk Er-Ef.
Perpaduan antara mengikuti tren dan mempertahankan sentuhan manual, menjadi bagian dari perjalanan Er Ef dalam mengembangkan usaha aksesorinya.
(Meidy Agsita/Cenderaloka)






