Cerita Perajin
Mulai Belanja
Cerita Perajin
Beranda Indeks Cerita Cerita Perajin Lokakarya News & Partnership Tentang Kami Hubungi Kami
Mulai Belanja
Cerita Perajin

Cerita Perajin adalah ruang untuk mengenal lebih dekat produk perajin lokal, proses berkarya, serta nilai budaya yang hidup di balik pilihan Cenderaloka.

Kategori
Cerita PerajinLokakaryaNews & Partnership
Cenderaloka
Tentang KamiHubungi Kami
Ikuti Kami
© 2026 Cenderaloka. Semua Hak Dilindungi.
Detail Artikel
BerandaCerita PerajinDari Alam ke Fashion, Ecozie Hadirkan Karya Penuh Kreativitas
Cerita Perajin

Dari Alam ke Fashion, Ecozie Hadirkan Karya Penuh Kreativitas

Penulis: Meidy AgsitaEditor: Andra Kusuma Tayang: 12 Agustus 2026
Ecozie
Ecozie
Kabupaten Klaten, Jawa Tengah
Kunjungi Toko
Dari Alam ke Fashion, Ecozie Hadirkan Karya Penuh Kreativitas

CENDERALOKA - Ecozie adalah sebuah usaha ecoprint asal Delanggu Klaten yang mulai mengembangkan tren fashion ramah lingkungan.

Dengan memanfaatkan daun dan bunga di sekitar Lingkungan Ecozie menghadirkan sebuah produk fashion yang tidak hanya memiliki nikai estetika saja, tetapi juga ramah lingkungan.

Defi selaku pemilik usaha menjelaskan brand Ecozie hadir pada tahun 2020, usaha ini dibentuk dari keinginan sederhana agar sang suami tidak jauh dari keluarga.

Karena kondisi tersebut beliau mulai membangun usaha yang dapat dijalan di rumahnya sendiri.

Dalam proses produksi, Defi dan suaminya memanfaatkan berbagai macam tanaman yang tumbuh di sekitar rumah untuk dijadikan bahan utama ecoprint.

Bunga air mata pengantin dan bunga kenikir menjadi beberapa jenis tanaman yang sering digunakan untuk menghasilkan motif alami pada kain.

Tak hanya itu saja, Defi juga menggunakan beberapa daun yang tumbuh di sekitar perakangan rumahnya.

Lahan di sekitar rumahnya sengaja ditanami berbagai macam tanaman yang bisa digunakan untuk menjadi bahan pembuatan ecoprint.

Salah satu ciri khas produk dari Ecozie ini adalah terlihat dari corak yang unik dan sulit untuk ditiru.

Tidak ada lembaran kain yang memiliki motif sama karena bentuk bunga, daun serta proses pencetakan selalu menghasilkan pola yang cukup berbeda.

Keunikan ini yang membuat setiap produk Ecozie tidak sama dengan produk ecoprint lainnya.

Ecozie tidak hanya memanfaatkan pewarnaan alami, tetapi juga berusaha meminimalkan limbah produksi.

"Bagi Ecozie, berkarya bukan hanya tentang menciptakan keindahan, tetapi juga tentang berusaha tidak menyumbang limbah bagi lingkungan." Defi owner Ecozie

Potongan kain atau perca yang tersisa dari proses pembuatan baju, dapat diolah kembali menjadi produk lainnya.

Sehingga kain-kain sisa ini tidak terbuang sia-sia.

Untuk produk yang dihasilkan oleh Ecozie antara lain kain ecoprint, kaos, vest, outer, gamis, tas, kipas, hingga sepatu.

Dalam proses pembuatan pakaian, Ecozie juga memadukan kain ecoprint dan kain lurik khas Klaten.

Kolaborasi ini dilakukan untuk mendukung para perajin lurik lokal agar warisan budaya daerah tetap lestari dan memiliki nilai ekonomi yang tinggi.

Target pasa Ecozie mulai dari anak muda, pekerja kantoran, hingga kalangan sosialita yang ingin tampil beda dengan produk eksklusif.

Produk outer dan tas dari Ecozie ini sangat banyak diminati konsumen, sehingga menjadi produk bestseller.

Dalam menjaga kualitas produk, Ecozie sangat memperhatikan pemilihan bahan kain, kualitas jahitan, serta mengikuti perkembangan model fashion.

Dengan begitu, produk yang dihasilkan tidak hanya memiliki motif yang menarik, tetapi juga nyaman digunakan dan sesui dengan tren terkini.

EcozieEcozie
Kemeja Acalypa
Kemeja Acalypa
Variasi: XL
Rp 420.000
Beli Sekarang

Untuk harganya, sesuai jenis dan kesulitan dalam tahap pembuatan.

Kain ecoprint dijual mulai Rp 250.000 hingga Rp 1.000.000.

Sedangkan produk kipas dibanderol mulai Rp Rp 50.000.

Dan untuk kaos bisa kamu dapatkan mulai harga Rp 100.000 hingga Rp 200.000.

Hadirnya Ecozie kini membuktikan bahwa fashion tidak hanya berorientasi pada keindahan saja, tetapi juga bisa menjadi sarana pelestarian lingkungan dan budaya lokal.

Dengan memanfaatkan bahan-bahan alami, pengurangan limbah produksi, dan kolabprasi dengan kain lurik khas Klaten, Ecozie berhasil menciptakan produk yang bernilai seni dan ramah lingkungan.

(Meidy Agsita/Cenderaloka)

Apakah artikel ini bermanfaat?
Bagikan:
Tag:#Ecozie#Produk Ecoprint#Cenderaloka
Komentar0
Belum ada komentar

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama dalam memberikan komentar

Artikel Populer

Kain Batik Tapanuli Selatan: 3 Rekomendasi Motif Menarik untuk Tampil Lebih Stylish
Cerita Perajin

Kain Batik Tapanuli Selatan: 3 Rekomendasi Motif Menarik untuk Tampil Lebih Stylish

22 Oktober 2026
Didampingi Agincourt Resources, Batik Tapsel Terus Berkembang
Lokakarya

Didampingi Agincourt Resources, Batik Tapsel Terus Berkembang

21 Oktober 2026
JNE Dukung UMKM Solo Berkembang, dari Promosi Produk hingga Subsidi Ongkir
News Partnership

JNE Dukung UMKM Solo Berkembang, dari Promosi Produk hingga Subsidi Ongkir

21 Oktober 2026
4 Tips Merawat Kain Lurik Agar Tidak Mudah Pudar Warnanya
Cerita Perajin

4 Tips Merawat Kain Lurik Agar Tidak Mudah Pudar Warnanya

21 Oktober 2026
Afhizza Kembangkan Baju Batik Anak dengan Motif Kecil dan Warna Cerah
Cerita Perajin

Afhizza Kembangkan Baju Batik Anak dengan Motif Kecil dan Warna Cerah

21 Oktober 2026

Artikel Terkait

Beberapa karya pilihan bulan ini tetap dengan harga yang adil bagi perajin.

Kain Batik Tapanuli Selatan: 3 Rekomendasi Motif Menarik untuk Tampil Lebih Stylish
Cerita PerajinKain Batik Tapanuli Selatan: 3 Rekomendasi Motif Menarik untuk Tampil Lebih Stylish 22 Oktober 2026
4 Tips Merawat Kain Lurik Agar Tidak Mudah Pudar Warnanya
Cerita Perajin4 Tips Merawat Kain Lurik Agar Tidak Mudah Pudar Warnanya 21 Oktober 2026
Afhizza Kembangkan Baju Batik Anak dengan Motif Kecil dan Warna Cerah
Cerita PerajinAfhizza Kembangkan Baju Batik Anak dengan Motif Kecil dan Warna Cerah 21 Oktober 2026
4 Rekomendasi Hijab Lukis yang Cantik Harga Terjangkau di Bawah Rp 100 Ribu
Cerita Perajin4 Rekomendasi Hijab Lukis yang Cantik Harga Terjangkau di Bawah Rp 100 Ribu 21 Oktober 2026
Cerita PerajinKain Batik Tapanuli Selatan: 3 Rekomendasi Motif Menarik untuk Tampil Lebih Stylish 22 Oktober 2026
Kain Batik Tapanuli Selatan: 3 Rekomendasi Motif Menarik untuk Tampil Lebih Stylish
Cerita Perajin4 Tips Merawat Kain Lurik Agar Tidak Mudah Pudar Warnanya 21 Oktober 2026
4 Tips Merawat Kain Lurik Agar Tidak Mudah Pudar Warnanya
Cerita PerajinAfhizza Kembangkan Baju Batik Anak dengan Motif Kecil dan Warna Cerah 21 Oktober 2026
Afhizza Kembangkan Baju Batik Anak dengan Motif Kecil dan Warna Cerah
Cerita Perajin4 Rekomendasi Hijab Lukis yang Cantik Harga Terjangkau di Bawah Rp 100 Ribu 21 Oktober 2026
4 Rekomendasi Hijab Lukis yang Cantik Harga Terjangkau di Bawah Rp 100 Ribu