CENDERALOKA - Menjamurnya sektor fashion membuat ada banyak limbah di dunia, termasuk Indonesia.
Dari situlah Astrid Ediati tergugah hatinya untuk mulai menciptakan baju yang sustainable fashion.
Mulai membuat baju yang berasal dari limbah fashion dipadukan dengan lurik sejak tahun 2021 dengan nama Semburate.
Dalam setiap nama tersebut memiliki makna yang mendalam nih.
Menjamurnya sektor fashion membuat ada banyak limbah di dunia, termasuk Indonesia.
Dari situlah Astrid Ediati tergugah hatinya untuk mulai menciptakan baju yang sustainable fashion.
Mulai membuat baju yang berasal dari limbah fashion dipadukan dengan lurik sejak tahun 2021 dengan nama Semburate.
"Melalui fashion tersematkan seni yang melestarikan budaya." Astrid owner Semburate
Dalam setiap nama tersebut memiliki makna yang mendalam nih.
Huruf Se berarti seni, Me artinya melestarian, Bu diambil dari kata budaya, Ra adalah ramah lingkungan, T dari trendy, dan E diambil dari etnik.
Karena Astrid memulai usaha ini dari hobi yang tidak selaras dari background pendidikannya.
Ia mulai mengambil khursus di Papmi Fashion School di Yogyakarta.
Untuk menambah pengetahuan dan skill di bidang fashion Astrid juga mengikuti berbagai pelatihan desain.
Seperti yang dijelasan di awal tadi, kalau produk Semburate ada unsur luriknya.
Astrid bekerja sama dengan perajin lurik lokal di Klaten khususnya wilayah Tlingsing dalam menghasilkan produknya.
Lurik yang digunakan jenis ATBM artinya masih manual dengan motif garis-garis.
Proses pembuatan satu produk diawali dari ide yang tercipta, yang dapat berasal dari mana saja.
Sementara untuk proses potong, menjahit dan finishing Astrid dibantu dengan beberapa pegawainya.
Meski begitu ia tetap ikut terlibat dalam seluruh proses pembuatan, dari awal hingga siap jual.

Kini sudah banyak anak muda yang menyukai fashion etnik untuk pakaian sehari-hari.
Dikenakan saat nonton konser, nongkrong, liburan hingga bekerja.
Dari situlah Semburate membuat produk yang mengikuti trend yang ada.
Terlihat dari produk yang jadi best seller dari Semburate adalah outer, vest, dan blazer.
Ketiga item tersebut mudah sekali untuk di mix and match loh.
Tak heran lagi kalau produk Semburate laris manis di pasaran.
Produk Semburate harganya mulai Rp 200 ribuan hingga Rp 1 jutaan.
Rata-rata pembeli dari Semburate kisaran usia 20-40 tahunan.
Perawatan untuk produk-produk dari semburate cukup mudah nih.
Karena rata-rata produknya terbuat dari batik dan lurik maka Astrid sarankan pakai lerak saja.
Hal ini untuk menjaga warna pada pakaian jadi lebih awet meski dipakai bertahun-tahun.
Meski begitu kain sebelum masuk ke proses jahit, sudah dilakukan perendaman menggunakan lerak dan disetrika.
Jangan khawatir lagi untuk kualitas dari produk Semburate ini.
Anda dapat membeli produk-produk Semburate dengan mudah di Cenderaloka.
Katalog-katalognya juga dapat ditemukan di Instagram @semburate.
Dapat juga beli langsung di store Semburate yang beralamat di Jl. Diponegoro Gg. Baladewa No.7, Sumberanom, Karanganom, Kec. Klaten Utara, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.






