Cerita Perajin
Mulai Belanja
Cerita Perajin
Beranda Indeks Cerita Cerita Perajin Lokakarya News & Partnership Tentang Kami Hubungi Kami
Mulai Belanja
Cerita Perajin

Cerita Perajin adalah ruang untuk mengenal lebih dekat produk perajin lokal, proses berkarya, serta nilai budaya yang hidup di balik pilihan Cenderaloka.

Kategori
Cerita PerajinLokakaryaNews & Partnership
Cenderaloka
Tentang KamiHubungi Kami
Ikuti Kami
© 2026 Cenderaloka. Semua Hak Dilindungi.
Detail Artikel
BerandaCerita PerajinMamnich: Hadirkan Tas Etnik Sekaligus Buka Peluang bagi Ibu-Ibu Sekitar
Cerita Perajin

Mamnich: Hadirkan Tas Etnik Sekaligus Buka Peluang bagi Ibu-Ibu Sekitar

Penulis: Meidy AgsitaEditor: Meidy Agsita Tayang: 12 Agustus 2026
Mamnich
Mamnich
Kota Surakarta, Jawa Tengah
Kunjungi Toko
Mamnich: Hadirkan Tas Etnik Sekaligus Buka Peluang bagi Ibu-Ibu Sekitar

CENDERALOKA - Di balik tas etnik Mamnich yang elegan terdapat cerita tentang harapan, semangat dan kebersamaan oleh ibu-ibu kampung.

Inilah kisah sebuah brand tas etnik asal Solo yang tidak hanya menghadirkan produk berkualitas, tetapi juga membuka peluang bagi masyakarakat sekitat untuk berkaya dan memperoleh penghasilan.

Awal mula berdirinya Mamnich pada tahun 2020 yang dibentuk oleh pasangan Pak Adi Budiarto dan Ibu Fransiska.

Sebelum terkenal sebagai penjual tas etnik, mereka memulai usahanya dengan membuat bantal print custom.

Tetapi pandemi COVID-19 ternyata membawa perubahan besar terhadap usahanya.

Dengan kondisi ekonomi yang sulit, banyak warga di lingkungan tempat tinggal Pak Adi yang kehilangan pekerjaaan atau di PHK.

Pak Adi tak tinggal diam saat melihat kondisi seperti itu, beliau bersama istri akhirnya tak hanya memikirkan bagaimana usahanya bisa bertahan, tetapi juga bagaimana usaha tersebut bermanfaat bagi orang lain.

Akhirnya Pak Adi bersama istri mengajak warga sekitar, khususnya ibu-ibu kampung yang memiliki keterampilan menjahit untuk bergabung dan tumbuh bersama Mamnich.

Pertama kali Mamnich tidak langsung memproduksi tas, tetapi saat itu kebutuhan masyarakat terhadap masker kain sangat tinggi.

Bersama penjahit lokal, akhinya Mamnich mulai memproduksi masker.

Setelah permintaan masker sudah mulai menurun, mereka terus berinovasi dengan membuat tas bekal anak, kemudian mengembangkan berbagai model tas etnik yang kini menjadi ciri khas Mamnich.

Dalam kesempatan inilah, Mamnich menjadi titik awal bagi banyak ibu rumah tangga untuk kembali produktif.

"Selalu utamakan doa, usaha, dan yakin. 3 kata inilah yang membuat Mamnich ditemani dengan orang-orang yang penuh keberkahan." Adi Budiarto owner Mamnich.

Dengan keahlian menjahit yang dulunya hanya digunakan untuk kebutuhan pribadi, kini sudah berkembang menjadi sumber penghasilan.

Di setiap jahitan yang dihasilkan oleh ibu-ibu kampung ini menjadi bagian dari perjalanan sebuah produk yang membawa nilai budaya sekaligus nilai sosial.

Mamnich kini telah memiliki 12 karyawan yang terlibat dari proses produksi hingga penjualan.

Keunikan pada produk Mamnich tidak hanya terletak pada proses pemberdayaan masyarakatnya saja.

Tetapi juga pada identitas produknya, yang berawal dari gagasan Ibu Fransiska untuk melestaraikan kain wastra Nusantara.

Setiap produk tas dari Mamnich pasti ada unsur batik, lurik, maupun tenun.

Kain-kain wastra tersebut dipadukan dengan material seperti goni, kanvas, dan parasut.

Dengan kain wastra inilah akhirnya menghasilkan produk yang memiliki nilai karakter khas dan berbeda dari tas pada umumnya.

Mamnich sendiri tidak hanya sekedar menjual produk, tetapi juga mengenalkan kekayaan budaya Indonesia melalui desain yang modern.

Banyak konsumen yang menerima produk ini dengan baik, karena bisa mendapatkan produk yang fungsional sekaligus memiliki nilai budaya.

Dalam sehari, Mamnich dapat memproduksi hingga 200 pcs tas.

MamnichMamnich
Wastra Soulder Bag Batik
Wastra Soulder Bag Batik
Rp 198.000
Beli Sekarang

Bagi Pak Adi Budiarto dan istrinya, keberhasilan ini adalah sebuah usaha yang bukan hanya diukur dari jumlah penjualannya.

Mereka percaya bahwa bisnis akan bertahan apabila mampu memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.

Oleh sebab itu, Mamnich akan terus menjaga kualitas produk, aktif membangun relasi dengan berbagai mitra, dan terbuka terhadap setiap masukan dari pelanggan sebagai bahan evaluasi dan inovasi.

Hasil karya Mamnich tidak hanya dinikmati masyarakat Indonesia saja, produk-produk ini telah menjangkau berbagai negara seperti, Amerika Serikat, Jepang, Filipina, hingga Texas.

Adanya pencapaian tersebut bisa menjadi bukti bahwa karya yang lahir dari tangan-tangan terampil masyarakat lokal mampu bersaingan di pasar Internasional.

(Meidy Agsita/Cenderaloka)

Apakah artikel ini bermanfaat?
Bagikan:
Tag:#Mamnich#Tas Etnik#Cenderaloka
Komentar0
Belum ada komentar

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama dalam memberikan komentar

Artikel Populer

4 Pilihan Kalung Handmade dari Kinarya, Harga Terjangkau dan Stylish
Cerita Perajin

4 Pilihan Kalung Handmade dari Kinarya, Harga Terjangkau dan Stylish

26 Agustus 2026
Intip 3 Koleksi Pakaian Anak Perempuan dari Cenderaloka, Ada Dress hingga Piyama
Cerita Perajin

Intip 3 Koleksi Pakaian Anak Perempuan dari Cenderaloka, Ada Dress hingga Piyama

26 Agustus 2026
3 Rekomendasi Vest Lurik Harga Mulai Rp 100 Ribuan Sudah Jadi Makin Stylish
Cerita Perajin

3 Rekomendasi Vest Lurik Harga Mulai Rp 100 Ribuan Sudah Jadi Makin Stylish

26 Agustus 2026
5 Rahasia Merawat Kain Batik agar Tetap Indah dan Tahan Lama
Cerita Perajin

5 Rahasia Merawat Kain Batik agar Tetap Indah dan Tahan Lama

24 Agustus 2026
3 Rekomendasi Tas Rajut Handmade dari Rajut Ruang Tamu yang Unik
Cerita Perajin

3 Rekomendasi Tas Rajut Handmade dari Rajut Ruang Tamu yang Unik

24 Agustus 2026

Artikel Terkait

Beberapa karya pilihan bulan ini tetap dengan harga yang adil bagi perajin.

4 Pilihan Kalung Handmade dari Kinarya, Harga Terjangkau dan Stylish
Cerita Perajin4 Pilihan Kalung Handmade dari Kinarya, Harga Terjangkau dan Stylish 26 Agustus 2026
Intip 3 Koleksi Pakaian Anak Perempuan dari Cenderaloka, Ada Dress hingga Piyama
Cerita PerajinIntip 3 Koleksi Pakaian Anak Perempuan dari Cenderaloka, Ada Dress hingga Piyama 26 Agustus 2026
3 Rekomendasi Vest Lurik Harga Mulai Rp 100 Ribuan Sudah Jadi Makin Stylish
Cerita Perajin3 Rekomendasi Vest Lurik Harga Mulai Rp 100 Ribuan Sudah Jadi Makin Stylish 26 Agustus 2026
5 Rahasia Merawat Kain Batik agar Tetap Indah dan Tahan Lama
Cerita Perajin5 Rahasia Merawat Kain Batik agar Tetap Indah dan Tahan Lama 24 Agustus 2026
Cerita Perajin4 Pilihan Kalung Handmade dari Kinarya, Harga Terjangkau dan Stylish 26 Agustus 2026
4 Pilihan Kalung Handmade dari Kinarya, Harga Terjangkau dan Stylish
Cerita PerajinIntip 3 Koleksi Pakaian Anak Perempuan dari Cenderaloka, Ada Dress hingga Piyama 26 Agustus 2026
Intip 3 Koleksi Pakaian Anak Perempuan dari Cenderaloka, Ada Dress hingga Piyama
Cerita Perajin3 Rekomendasi Vest Lurik Harga Mulai Rp 100 Ribuan Sudah Jadi Makin Stylish 26 Agustus 2026
3 Rekomendasi Vest Lurik Harga Mulai Rp 100 Ribuan Sudah Jadi Makin Stylish
Cerita Perajin5 Rahasia Merawat Kain Batik agar Tetap Indah dan Tahan Lama 24 Agustus 2026
5 Rahasia Merawat Kain Batik agar Tetap Indah dan Tahan Lama