CENDERALOKA - Nusantara Batik Art bukan sekedar usaha untuk menghasilkan kain batik saja, menurut Laily.
Dibalik suksesnya usaha ini, terdapat cerita tentang perjunagan meneruskan bisnis yang telah dirintis oleh almarhum sang ayah sejak tahun 1999.
Awal mula berdirinya Nusantara Batik Art ini tidak langsung memproduksi kain batik, tetapi bermula dari afdruk gambar.
Dimana afdruk gambar ini adalah proses pembuatan desain gambar dan screen yang digunakan sebagai media pembuatan batik hand printing.
Dimasa itu, usaha yang dirintis oleh almarhum ayah Laily masih berfokus pada pembuatan desain dan screen.

Lalu, ketika usaha ini sudah mulai berjalan dan Laily masih kecil, ternyata Nusantara Batik Art juga belum memiliki tempat khusus untuk memproduksi batik.
Akhirnya dengan seiring berjalannya waktu, usaha tersebut mulai berkembang dan kini Nusantara Batik Art sudah produksi kain batik sendiri.
Adapun jenis kain yang digunakan juga beragam dibandingkan dengan pertama kali berdiri.
"Saya memilih meneruskan usaha yang telah dibangun oleh orang tuanya karena tidak ingin menyia-nyiakan perjuangan yang telah dimulai dari nol". Ujar Laily Owner Nusantara Batik Art
Jadi mempertahankan usaha ini menjadi salah satu cara untuk meneruskan apa yang telah dibangun oleh almarhum sang ayah.
Mengutamakan Pesanan Custom
Untuk saat ini Nusantara Batik Art sendiri 60 persen produksinya masih berasal dari pesanan pelanggan.
Dengan proses produksi yang dimulai setelah terjadinya kesepakatan dengan customer.
Sebagian besar customer biasanya membawa desain sendiri, sehingga Nusantara Batik Art tinggal mengolah dan menerapkannya pada kain.
Setelah desain disetujui oleh kedua belah pihak, lanjut ke pembuatan screean.
Di tahap ini membutuhkan waktu yang cukup lama, karena desain harus sesuai dengan media dan kebutuhan produksi.
Ketika tahap screen selesai, lanjut ke tahap proofing.
Proofing dilakukan untuk memastikan hasil cetak sudah sesuai dengan yang diharapkan customer dan siap untuk tahap produksi dalam jumlah yang besar.
Langkah selanjutnya pencetakan massal, kain memasuki proses handprint dan finishing.
Nusantara Batik Art ini mampu memproduksi sekitar 2.000 hingga 3.000 meter kain per hari, semua tergantung jenis dan kebutuhan produksinya.

Berkembang Sesuai Kebutuhan Konsumen
Untuk proses pewarnaan, Nusantara Batik Art biasanya menggunakan tinta reaktif.
Karena sebagain besar kain yang digunakan berbahan katun.
Perihal desain, customer dibebaskna untuk menentukan motif yang diinginkan.
Jika customer tidak memiliki desain sendiri, Nusantara Batik Art juga dapat membantu membuatkan motif.
Biasanya inspirasi yang didapat berasal dari berbagai hal, bisa dari tumbuhan, hewan, hingga gambar yang lucu-lucu.
Keunggulan dari Nusantara Batik Art ini adalah konsemen dapat menentukan berbagai aspek mulai dari motif, warna, hingga bahan kain yang digunakan.
Membawa Batik Lebih Dekat dengan Anak Muda
Nusantara Batik Art tak hanya memproduksi kain saja, tetapi juga sudah masuk ke dunia fashion.
Laily mencoba melihat peluang lain dengan menghadirkan motif dan warna yang seusai dengan selera anak muda.
Salah satunya pemilihan motif bergaya pop art, konsep ini diharapkan dapat membuat batik lebih menarik bagi anak muda zaman sekarang.
Tak hanya itu, batik pop art juga bisa digunakan untuk aktivitas sehari-hari seperti ke kantor, kuliah, maupun sekedar bermain dengan teman.
Meski produksinya belum banyak, dengan langkah ini menunjukkan adanya upaya Nusantara Batik Art untuk terus mengikuti perkembangan zaman.
Bagi Laily, mempertahankan usaha bukan hanya persoalan menjalankan bisnis, tetapi juga menjaga sesuatu yang telah dibangun oleh orang tuanya.
Di tengah perubahan selera masyarakat, Nusantara Batik Art juga berusaha mempertahankan batik dengan cara yang lebih fleksibel.
Dengan perjalanan tersebut, bisa menjadi gambaran bahwa melestaraikan warisan tidak selalu berarti mempertahankan dalam bentuk yang sama.
Warisan juga dapat terus hidup sesuai dengan zaman dan tetap memiliki ruang untuk memenuhi kebutuhan generasi berikutnya.
(Meidy Agsita/Cenderaloka)






