Cerita Perajin
Mulai Belanja
Cerita Perajin
Beranda Indeks Cerita Cerita Perajin Lokakarya News & Partnership Tentang Kami Hubungi Kami
Mulai Belanja
Cerita Perajin

Cerita Perajin adalah ruang untuk mengenal lebih dekat produk perajin lokal, proses berkarya, serta nilai budaya yang hidup di balik pilihan Cenderaloka.

Kategori
Cerita PerajinLokakaryaNews & Partnership
Cenderaloka
Tentang KamiHubungi Kami
Ikuti Kami
© 2026 Cenderaloka. Semua Hak Dilindungi.
Detail Artikel
BerandaCerita PerajinNasrafa: Produsen Kain Lukis Asal Solo yang Berhasil Menembus Pasar Prancis hingga Ekspor Jepang
Cerita Perajin

Nasrafa: Produsen Kain Lukis Asal Solo yang Berhasil Menembus Pasar Prancis hingga Ekspor Jepang

Penulis: Layla NuraEditor: Layla Nura Tayang: 12 Agustus 2026
Kain Lukis Nasrafa
Kain Lukis Nasrafa
Kota Surakarta, Jawa Tengah
Kunjungi Toko
Nasrafa: Produsen Kain Lukis Asal Solo yang Berhasil Menembus Pasar Prancis hingga Ekspor Jepang

CENDERALOKA - Pada umumnya melukis dilakukan di atas kanvas.

Namun berbeda yang dilakukan oleh Pria asal Solo yang jadi pelopor melukis di atas busana.

Nasrafa di dirikan oleh Pak Yani pada tahun 2012, dimulai dari kegemarannya akan fashion dan craft.

Dari situlah muncul ide untuk mengabungkan keduanya dalam produk fashion lukis.

Tidak hanya sendiri, Pak Yani merangkul para pekerja seni muda di Kota Solo untuk bergabung pada Nasrafa.

Produk pertamanya yang dibuat ialah hijab lukis yang masih laris hingga saat ini.

Seiring berjalannya waktu, dari yang hanya produksi hijab lukis saja makin bertambah hingga 14 produk loh.

Di tengah kondisi sulit saat Covid-19 tahun 2021, Nasrafa dengan 14 produknya mendapatkan penghargaan UMKM dari Presiden Joko Widodo atas kategori Paramakarya.

Proses yang sangat panjang itulah dari 2012 membuahkan hasil yang membanggakan bagi Pak Yani dan para pelukis muda lainnya.

Menghasilkan satu produk saja membutuhkan waktu 1-3 jam saja nih.

Berapa lama pengerjaannya itu tergantung dengan kesulitan motifnya.

Kini yang menjadi best seller adalah motif bunga dengan kombinasi daun.

Dapat pula pembeli merequest motif sesuai dengan seleranya sendiri.

"Tidak perlu khawatir untuk kualitas produknya, karena Nasrafa memiliki ramuan cat tersendiri agar lebih awet mesti dicuci berulang kali." Jelas Yani.

Proses penjualan Nasrafa diawali dengan promosi organik dari mulut ke mulut.

Saat ini konsumen bisa dengan mudah menemukan produk-produk Nasrafa di pameran-pameran yang di gelar di berbagai event.

Bahkan produk dari Nasrafa ini sudah menembus pasar Internasional.

Ekspornya merambah dari Jepang, Prancis, Uni Soviet, hingga Amerika Serikat.

Serta Nasrafa saat ini masih proses negosiasi untuk ekspor ke Kuala Lumpur, Sydney, dan Busan.

Para pembeli dari luar negeri ini menyukai motif yang bermacam-macam.

Khusus untuk pasar di Jepang, mereka request motif bunga sakura dan lainnya yang asli Jepang.

Dengan pengalaman itulah Pak Yani membuka dapur ekspor untuk mengajak anak muda mulai mengembangkan berbisnisnya ke mancanegara.

Ia menambahkan, ekspor dapat dilakukan dengan barang berbobot mulai 1 kilogram saja dulu.

Diawali dengan mengirim sampel ke buyer, kemudian setelah deal baru mulai produksi.

Prosesnya mulai membuat MoU (memorandum of undertanding), pembayaran, dan kirim barangnya.

Kain Lukis NasrafaKain Lukis Nasrafa
Blouse Lukis Bunga Cantik
Blouse Lukis Bunga Cantik
Variasi: Kunyit, Lemon, Putih, Hitam, Pink
Rp 384.000
Beli Sekarang
Kain Lukis NasrafaKain Lukis Nasrafa
Tas Pandan Lukis Tulip
Tas Pandan Lukis Tulip
Rp 300.000
Beli Sekarang
Apakah artikel ini bermanfaat?
Bagikan:
Tag:#kain lukis#produk lukis#handmade
Komentar0
Belum ada komentar

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama dalam memberikan komentar

Artikel Populer

Kain Batik Tapanuli Selatan: 3 Rekomendasi Motif Menarik untuk Tampil Lebih Stylish
Cerita Perajin

Kain Batik Tapanuli Selatan: 3 Rekomendasi Motif Menarik untuk Tampil Lebih Stylish

22 Oktober 2026
Didampingi Agincourt Resources, Batik Tapsel Terus Berkembang
Lokakarya

Didampingi Agincourt Resources, Batik Tapsel Terus Berkembang

21 Oktober 2026
JNE Dukung UMKM Solo Berkembang, dari Promosi Produk hingga Subsidi Ongkir
News Partnership

JNE Dukung UMKM Solo Berkembang, dari Promosi Produk hingga Subsidi Ongkir

21 Oktober 2026
4 Tips Merawat Kain Lurik Agar Tidak Mudah Pudar Warnanya
Cerita Perajin

4 Tips Merawat Kain Lurik Agar Tidak Mudah Pudar Warnanya

21 Oktober 2026
Afhizza Kembangkan Baju Batik Anak dengan Motif Kecil dan Warna Cerah
Cerita Perajin

Afhizza Kembangkan Baju Batik Anak dengan Motif Kecil dan Warna Cerah

21 Oktober 2026

Artikel Terkait

Beberapa karya pilihan bulan ini tetap dengan harga yang adil bagi perajin.

Kain Batik Tapanuli Selatan: 3 Rekomendasi Motif Menarik untuk Tampil Lebih Stylish
Cerita PerajinKain Batik Tapanuli Selatan: 3 Rekomendasi Motif Menarik untuk Tampil Lebih Stylish 22 Oktober 2026
4 Tips Merawat Kain Lurik Agar Tidak Mudah Pudar Warnanya
Cerita Perajin4 Tips Merawat Kain Lurik Agar Tidak Mudah Pudar Warnanya 21 Oktober 2026
Afhizza Kembangkan Baju Batik Anak dengan Motif Kecil dan Warna Cerah
Cerita PerajinAfhizza Kembangkan Baju Batik Anak dengan Motif Kecil dan Warna Cerah 21 Oktober 2026
4 Rekomendasi Hijab Lukis yang Cantik Harga Terjangkau di Bawah Rp 100 Ribu
Cerita Perajin4 Rekomendasi Hijab Lukis yang Cantik Harga Terjangkau di Bawah Rp 100 Ribu 21 Oktober 2026
Cerita PerajinKain Batik Tapanuli Selatan: 3 Rekomendasi Motif Menarik untuk Tampil Lebih Stylish 22 Oktober 2026
Kain Batik Tapanuli Selatan: 3 Rekomendasi Motif Menarik untuk Tampil Lebih Stylish
Cerita Perajin4 Tips Merawat Kain Lurik Agar Tidak Mudah Pudar Warnanya 21 Oktober 2026
4 Tips Merawat Kain Lurik Agar Tidak Mudah Pudar Warnanya
Cerita PerajinAfhizza Kembangkan Baju Batik Anak dengan Motif Kecil dan Warna Cerah 21 Oktober 2026
Afhizza Kembangkan Baju Batik Anak dengan Motif Kecil dan Warna Cerah
Cerita Perajin4 Rekomendasi Hijab Lukis yang Cantik Harga Terjangkau di Bawah Rp 100 Ribu 21 Oktober 2026
4 Rekomendasi Hijab Lukis yang Cantik Harga Terjangkau di Bawah Rp 100 Ribu