CENDERALOKA - Dalam dunia bisnis, mengikuti tren sering dianggap sebagai cara cepat mendapatkan keuntungan.
Tetapi, jalan yang diambil Nasrafa justru berbeda.
Ya, Nasrafa adalah sebuah usaha kreatif fashion dan craft yang berasal dari Kota Solo.
Solo yang dikenal sebagai Kota Batik, membuat Yani kesusahan dalam hal bersaing jika membuka bisnis yang sama.
Oleh sebab itu, Yani tidak ikut terjun dalam bisnis batik.
“Kalau saya masuk ke dunia batik, pasti saya akan kalah” ungkapnya.
Pernyataan yang diungkapkan Yani tersebutlah yang menjadi cerita awal lahirnya stategi bisnis Nasrafa.
"Anggap saja bisnis itu merawat anak dan istri, jadi timbullah rasa ketulusan dan pastinya akan berjuang sampai titik darah penghabisan". Yani Owner Nasrafa
Yani lebih memilih membuka bisnis dengan peluang yang belum banyak dikerjakan.
Beliau mengumpulkan para anak muda yang memiliki bakat melukis untuk diajak bekerjasama membuka bisnis Fashion dan Craft.
Berawal dari mengumpulkan para pelukis jalanan di Solo, dengan membukakan ruang untuk berkarya, membuat produk Nasrafa memiliki potensi besar untuk dikembangkan dengan nilai jual yang tinggi.
Berbekal dengan rasa sukanya terhadap dunia Fashion dan kerajinan tangan, ia menggabungkan keduanya dengan seni lukis.
Dengan adanya stategi ini, membuat Nasrafa memiliki identitasnya sendiri yang pastinya berbeda dari yang lainnya.
Dari Bakat Menjadi Bisnis
Nasrafa dibuat tidak hanya untuk menghasilkan keuntungan saja, tetapi sebagai wadah atau ruang untuk anak muda yang memiliki bakat melukis.
Melalui komunitas yang dibangun, para anak muda kreatif Solo diberikan kesempatan untuk mengembangkan hobi dan kemampuannya dalam melukis.
Dengan begitu, tidak hanya karya yang mereka hasilkan tetapi juga mendapatkan pengahasilan dari karya yang dijual.

Keunikan yang Dihasilkan
Dari banyaknya produk Fashion yang hampir sama, Nasrafa memilih menghadirkan karya lukis yang dikerjakan dengan tangan yang memiliki ciri khas tersendiri.
Stategi ini menghasilkan produk dengan nilai eksekutif yang akan sulit ditiru oleh pengusaha Fashion lainnya.
Karena di Nasrafa, konsumen bisa Request desain sesuai keinginan mereka.
Jadi, konsumen tidak hanya membeli sebuah barang dari Nasrafa, tetapi juga membeli karya seni yang dikerjakan dengan tangan dan ketulusan hati.
Menjaga Kualitas untuk Investasi Jangka Panjang
Produk unik saja tidak cukup untuk memenangkan pasar, kualitas produk juga menjadi fokus utama bagi Nasrafa.
Langkah yang digunakan Yani untuk menjaga kualitas produk yaitu dengan mengembangkan cat racikan sendiri.
Racikan tersebut dibuat agar warna tetap terlihat tajam, tidak mudah luntur, dan mampu bertahan dalam jangka waktu lama.
Sehingga ada produk yang lebih dari 12 tahun tidak luntur sama sekali, ini sudah dibuktikan oleh Yani sendiri.
Inovasi untuk Mengikuti Perkembangan
Berawal dari satu jenis produk (jilbab lukis), kini Nasrafa berinovasi hingga memiliki 14 jenis produk.
Hal ini menunjukkan bahwa berbeda bukan berarti tidak bisa berkembang.
Yani dan para pelukis muda tetap mengikuti tren dan kebutuhan konsumen tanpa harus menghilangkan identitas asli dari Nasrafa.
Dengan mengikuti perkembangan zaman, membuat Nasrafa mampu bertahan dan terus berkembang hingga saat ini.
(Meidy Agsita/Cenderaloka)





