CENDERALOKA - Di era modern ini ternyata masih banyak generasi muda yang belum mengenal budaya di Indonesia.
Oleh sebab itu, SuryoArt kini mengangkat unsur budaya Indonesia menjadi sebuah produk kerajinan etnik yang tidak hanya indah dipandang, tetapi juga memiliki fungsi sebagai hiasan dan souvernir.
Pada bulan November 2011, Agus Suryo mendirikan usaha kerajinan etnik dengan nama SuryoArt.
Berawal dari beliau melihat bahwa daerah tempat tinggalnya memiliki banyak perajin dengan kemampuan yang sangat baik, namun potensi tersebut belum dimanfaatkan secara maksimal.
Dari situlah ide-ide Agus Suryo muncul untuk menciptakan berbagai macam produk kerajinan yang mengangkat tema budaya Indonesia.

Produk dari SuryoArt ini memang dikhususkan pada budaya Jawa.
Yang mana produk ini dibuat tidak hanya untuk memenuhi fungsi saja, tetapi juga memiliki nilai seni dan budaya yang sangat kuat.
Agus Suryo memadukan fungsi produk dengan elemen budaya lokal, terutama wayang, keris, dan simbol tradisional lainnya.
Dengan begitu, SuryoArt menghasilkan berbagai jenis produk, mulai dari gantungan kunci, magnet kulkas, plakat penghargaan, hiasan dinding, dekorasi interior, pembatas ruangan, hingga wayang kulit untuk koleksi maupun pementasan.
Walaupun bentuk dan ukurannya berbeda, produk dari SuryoArt ini selalu mengusung tema etnik yang akhirnya menjadi identitas utamanya.
"Dengan mengkombinasikan antara kebutuhan dan fungsi dengan elemen budaya Indonesia, Jadilah sebuah produk kearifan lokal yang memiliki nilai budaya". ucap Agus Suryo
3 bahan utama yang digunakan oleh SuryoArt adalah kulit, kayu, dan logam.
Sebagian dari bahan tersebut berasal dari limbah yang masih bisa dimanfaatkan dan diolah kembali sampai bisa menjadi sebuah karya.
Kualitas proses pengerjaan produk juga sangat diperhatikan oleh Agus Suryo.
Ukiran, bentuk, hingga motif dibuat dengan teliti sehingga bisa menghasilkan karya yang rapi dan memiliki karakter tersendiri.
Ketelitian inilah yang membuat SuryoArt dapat bersaing dengan produk kerajinan lainnya.
Untuk waktu yang dibutuhkan SuryoArt dalam menciptakan sebuah produk memang berbeda-beda.
Jika produk kecil, bisa menghabiskan waktu satu hingga dua hari.
Untuk lukisan wayang, wayang kulit, hingga pesanan custom, pengerjaannya membutuhkan waktu sekitar dua minggu.
Sedangakan produk yang berukuran besar seperti pembatas ruangan memerlukan waktu satu sampai dua bulan.
Dari berbagai macam produk yang dihasilkan oleh SuryoArt, kerajinan berbahan kayu menjadi produk yang banyak diminati konsumen.
Karena kayu memiliki daya tahan yang baik, sehingga cocok dijadikan dekorasi dalam jangka waktu lama.
Selain itu, kayu khas Indonesia yang digunakan oleh SuryoArt ini memiliki karakter yang sulit untuk ditemukan di negara lain.
Hal ini membuat produk SuryoArt banyak diminati konsumen hingga mancanegara.
Soal harga, produk SuryoArt dibanderol mulai sepuluh ribu hingga puluhan juta rupiah.
Perbedaan harga tersebut dipengaruhi oleh ukuran, bahan, tingkat kesulitan, serta waktu produksi.
Seiring berjalannya waktu, SuryoArt kini berhasil memperluas jangkauan pasarnya.
Yang dulu hanya berawal dari blog dan website kini produk SuryoArt sudah dipasarkan diberbagai daerah di Indonesia dan berhasil menembus pasar Internasional.
Pencapaian tersebut menunjukkan bahwa kerajinan dengan mengangkat budaya lokal memiliki peluang besar untuk diterima di pasar global apabila dikemas dengan kreativitas dan kualitas terbaik.
(Meidy Agsita/Cenderaloka)





