CENDERALOKA.COM - Tribun Network melalui Cenderaloka tidak hanya menghadirkan platform untuk mempertemukan penjual dan pembeli.
Cenderaloka juga berkomitmen mendampingi pelaku UMKM dan perajin handicraft dalam mengembangkan bisnis di tengah perkembangan era digital.
Berbeda dengan sejumlah platform e-commerce yang lebih berfokus pada aktivitas jual beli, Cenderaloka turut memberikan perhatian pada pengembangan kapasitas pelaku usaha.
Pendampingan diberikan dalam berbagai aspek, termasuk pemanfaatan teknologi digital, strategi pemasaran, hingga cara menampilkan produk agar lebih menarik perhatian calon konsumen.
Salah satu hal yang turut menjadi perhatian adalah foto produk.
Visual yang menarik dinilai penting karena menjadi salah satu hal pertama yang dilihat konsumen ketika menemukan produk UMKM di platform digital.
Hal tersebut disampaikan pemateri Cenderaloka Tribun Network Workshop bertajuk “Level Up Bisnis UMKM, Cara Branding di Media Digital”, Wahid Nurdin, yang digelar di Hotel Adiwangsa Solo, Kamis (16/1/2025) tahun lalu.
Menurut Wahid, kualitas produk yang baik perlu didukung dengan penyajian visual yang mampu menggambarkan produk secara menarik.
“Saya melihat produk-produk UMKM dari peserta workshop ini bagus dan unik. Persoalannya, beberapa di antara mereka masih bingung memvisualisasikan produknya sehingga di foto kelihatan biasa-biasa saja,” ujar Wahid setelah memberikan pelatihan kepada 100 pelaku UMKM se-Solo Raya tahun lalu.
Ia menambahkan, membuat foto produk yang menarik sebenarnya tidak harus menggunakan peralatan mahal.
Pelaku usaha dapat memanfaatkan perangkat sederhana seperti ponsel dengan memperhatikan teknik pengambilan gambar.
Karena itu, Cenderaloka memberikan berbagai materi yang dapat membantu pelaku UMKM dan perajin meningkatkan kualitas pemasaran produknya, termasuk dasar-dasar fotografi.
“Kita memberikan pendampingan dan pelatihan seperti pada hari ini yang meliputi ilmu fotografi sederhana, berupa teknik komposisi pencahayaan, tata letak, serta angle pemotretan untuk menunjang penjualan,” jelas Wahid.
Menurutnya, pendampingan tersebut dilakukan hingga ke berbagai detail yang dapat memberikan dampak terhadap pemasaran produk.
“Goal kami setelah mengikuti workshop ini adalah membuat para peserta lebih aware terkait bagaimana pemasaran produk bisa menarik perhatian calon konsumen,” imbuh Wahid.
Dalam workshop yang diselenggarakan Cenderaloka Tribun Network tahun lalu, para peserta terlihat aktif mengikuti materi yang disampaikan oleh para pemateri.
Tidak hanya mendapatkan pengetahuan baru, peserta juga diajak mempraktikkan langsung materi yang telah dipelajari agar dapat diterapkan dalam kegiatan usaha sehari-hari.
Salah satunya melalui sesi fotografi produk. Hasil foto yang dibuat oleh peserta kemudian dilombakan untuk memperebutkan sejumlah hadiah menarik, mulai dari smartwatch hingga smartphone.
Melalui kegiatan tersebut, Cenderaloka berupaya menghadirkan pendampingan yang lebih menyeluruh bagi pelaku UMKM dan perajin, tidak hanya dari sisi penjualan, tetapi juga keterampilan yang dapat membantu produk mereka lebih dikenal di pasar digital. (*)


