CENDERALOKA - Batik adalah salah satu warisan budaya Indonesia yang memiliki nilai tersendiri, baik dari segi warna, motif hingga filosofi yang terkandung di dalamnya.
Setiap daerah juga memiliki ciri khas batik yang berbeda, salah satunya yaitu Batik Tapanuli Selatan atau dikenal dengan Batik Tapsel yang menghadirkan keindahan motif batik dengan sentuhan budaya lokal.
Keunikan ini sungguh sangat menarik perhatian banyak orang, sehingga banyak juga yang ingin memiliki motif batik tersebut.
Nah, bagi kamu yang sedang mencari kain batik dengan motif yang unik, Batik Tapsel bisa menjadi pilihan untuk kamu.
Yuk cek 3 rekomendasi kain batik dari Batik Tapsel yang bisa kamu dapatkan di Cenderaloka.
1. Kain Batik Tapanuli Selatan Motif Kebun Kopi Sipirok Penuh Warna

Kain batik satu ini membawa cerita tentang alam dan kehidupan masyarakat Tapanuli Selatan.
Bahan yang digunakan promissima dan bisa diolah menjadi kemeja, blouse, dan rok.
Untuk ukurannya 2x1.15 meter persegi dan pilihan warnanya ada biru muda, navy, dan hijau.
Kamu bisa mendapatkan kain batik ini hanya Rp 300.000 saja.
2. Kain Batik Tapanuli Selatan Motif Sungai Batang Toru

Kain batik yang terinspirasi dari aliran Sungai Batang Toru ini mengangkat salah satu unsur alam.
Berbahan primissima dan bisa dikreasikan menjadi kemeja, blouse, atau busana lainnya.
Untuk ukurannya 2x1.15 meter persegi dan banyak pilihan warna mulai dari merah bata, navy, dan hitam.
Untuk harganya Rp 222.000 saja kamu sudah bisa mendapatkannya di Cenderaloka.
3. Kain Batik Tapanuli Selatan Motif Salak Sibakkua

Kain batik yang terinspirasi dari buah salak Sibakkua ini menceritakaan tentang kekayaan alam Tapanuli Selatan.
Dengan bahan prosmissima kamu bisa kreasikan kain batik satu ini menjadi kemeja, blouse, atau rok sesuai dengan gaya berpakaian kamu.
Ukurannya 2x1.15 meter persegi dengan pilihan warna denim, coklat, dan merah.
Soal harga, kamu bisa mendapatkannya hanya Rp 276.000 saja.
Itulah 3 rekomendasi kain batik dari Batik Tapsel yang bisa kamu dapatkan di Cenderaloka.



(Meidy Agsita/Cenderaloka)




