CENDERALOKA - Setiap proses dan perjalanan dalam membuka sebuah usaha memiliki kisah dan perjuangan masing-masing.
Begitu pula dengan Nasrafa, sebuah perjalanan panjang yang tidak selalu berjalan mulus.
Ada tantangan, lika-liku, bahkan pengorbanan yang menjadi proses tumbuh dan berkembang.
Perjalanan penuh perjuangan ini tidak hanya menjadi sebuah cerita saja, tetapi berhasil diabadikan melalui berbagai karya seni.
Baca juga: Kemeja Lukis Nasrafa Curi Perhatian, Pelanggan Bisa Pesan Motif dan Warna Sesuai Keinginan
Kisah perjalanan Nasrafa, dituangkan ke dalam lirik sebuah lagu, diwujudkan dalam tulisan naskah teater, hingga diaktualisasikan dalam Pentas Akbar Perjalanan Kain Lukis Nasrafa.
Pertunjukan tersebut menjadi momen istimewa karena perjalan dan perjuangan Nasrafa dapat disampaikan kepada masyarakat melalui pertunjukan seni yang penuh makna.
Pentas Akbar Perjalanan Kain Lukis Nasrafa digelar di dua panggung besar, yakni di Ballroom Hotel Paragon Solo dan Taman Budaya Jawa Tengah.

Cerita perjalan kreatif Nasrafa ini juga mendapat apresiasi dari seorang Profesor yang menjadi salah satu Dewan Juri Nasional Paramakarya di Jakarta.
Beliau menyampaikan kekagumannya terhadap kemampuan Nasrafa yang bisa mengolah perjalanan panjangnya menjadi sebuah karya seni.
"Hal yang sangat menakjubkan, ketika perjuangan panjang Nasrafa yang penuh liku, berkelok, dan berdarah-darah itu bisa tertuang di dalam lirik Sebuah Lagu dan di tulisan Naskah Teater serta teraktualisasi dalam Pentas Akbar Perjalanan Kain Lukis Nasrafa di Panggung Besar Ballroom Hotel Paragon Solo dan di Taman Budaya Jawa Tengah. Ini yang sulit dilakukan oleh UKM manapun." Ujar salah satu seorang Profesor yang menjadi salah satu Dewan Juri Nasional Paramakarya.
Apresiasi ini tentu menjadi kebanggakan tersendiri bagi Nasrafa.
Karena di balik sebuah karya yang ditampilkan terdapat proses panjang, kerja keras, ide, kreativitas, dan semangat pantang menyerah yang tidak terlihat oleh banyak orang.
(Meidy Agsita/Cenderaloka)






