CENDERALOKA - Bagi masyarakat Jawa, blangkon bukan sekedar penutup kepala saja, tetapi juga menjadi bagian identitas dan warisan budaya Indonesia.
Dalam proses pembuatan blangkon membutuhkan ketelitian dan keterampilan khusus yang tidak semua orang bisa melakukannya.
Oleh sebab itu, bagi kamu yang suka menggunakan blangkon harus tau rahasia merawatnya agar tetap awet dan tidak berubah bentuk.
Menurut Ananta Blangkon kamu bisa merawat blangkon dengan mudah.
Baca juga: 4 Rekomendasi Blangkon Murah dengan Nuansa Budaya Jawa
Yuk simak lebih detail bagaimana cara merawat blangkon ala Ananta Blangkon.
1. Bersihkan Setelah Digunakan
Setelah blangkon digunakan, sebaiknya segera dibersihkan.
Kamu bisa membersihkannya menggunakan sedikit air, disikat secara perlahan dan bertahap pada bagian yang terkena keringat.
Jangan gunakan air secara berlebihan agar blangkon tidak terlalu basah.
2. Gunakan Klebut untuk Menjaga Bentuk
Jika blangkon sudah bersih, letakkan blangkon pada klebut.
Klebut ini tidak hanya digunakan dalam proses pembuatan saja, tetapi juga bisa membantu mempertahankan bentuk blnagkon ketika sedang dikeringkan.
Dengan meletakkan blangkon pada klebut, membuat bentuknya tetap terjaga dan tidak mudah berubah.

3. Jemur
Blangkon yang sudah diletakkan pada klebut bisa dijemur selama kurang lebih 1 jam.
Hal ini dapat membantu mengeringkan sisa air yang masih menempel pada blangkon.
Jika blangkon sudah kering, segera ambil dan jangan biarkan blangkon terkena panas terlalu lama.
4. Penyimpanan di Tempat Khusus
Setelah blangkon benar-benar kering, lepas dari klebut dan simpat di tempat khusus untuk menyimpan blangkon.
Itulah 4 rahasia merawat blangkon agar tetap awet ala Ananta Blangkon.
(Meidya Agsita/Cenderaloka)






