CENDERALOKA - Busana tradisional yang kini banyak diminati kalangan generasi muda adalah kebaya kutu baru.
Kebaya kutu baru ini bisa digunakan untuk berbagai acara, mulai dari acra formal hingga kegiatan santai juga.
Dengan motif dan bahan yang nyaman membuat kebaya kutu baru ini laris dipasaran.
Nah, jika kamu termasuk salah satu generasi muda yang suka memakai kebaya kutu baru.
Kamu wajib tahu beberapa cara merawatnya, agar tetap awet dan bisa digunakan bertahun-tahun.
Baca juga: Ide OOTD Pakai Kebaya Ala Rania Yamin untuk Saat Liburan di Solo
Berikut cara merawat kebaya kutu baru menurut Batik Saraswati.
1. Mencuci
Kamu bisa mencuci kebaya kutu baru dengan menggunakan tangan, agar kualitas bahan dan detail kebaya tetap terjaga.
Jangan kucek kebaya kutu baru terlalu kuat, hal ini bisa merusak bordir atau motif kebaya.
2. Pemilihan Detergen
Kmau bisa memilih detergen dengan formula yang lembut, untuk membantu menjaga serat kain dan warna pada kebaya kutu baru.
Jangan gunakan pemutih karena bisa mempengaruhi tampilan kebaya.

3. Jangan Peras Kain Terlalu Kuat
Seletah dicuci, jangan peras kebaya terlalu kuat agar bentuk dan tekstur kebaya tetap terjaga.
Kamu bisa mengeringkan kebaya dengan cara diangin-anginkan di tempat yang teduh.
Jangan jemur kebaya dibawah sinar matahari langsung.
5. Setrika
Setrika kebaya dengan suhu yang sesuai dengan jenin bahan kebaya.
Balik kebaya dan setrika secara perlahan agar kebaya tidak terkena panas secara langsung.
6. Penyimpanan
Simpan kebaya yang sudah bersih di tempat yang kering, gunakan gantungan baju agar bentuk kebaya tetap rapi dan tidak mudah kusut.
Itulah 6 cara merawat kebaya kutu baru agar tetap awet.
(Meidy Agsita/Cenderaloka)




