Cerita Perajin
Mulai Belanja
Cerita Perajin
Beranda Indeks Cerita Cerita Perajin Lokakarya News & Partnership Tentang Kami Hubungi Kami
Mulai Belanja
Cerita Perajin

Cerita Perajin adalah ruang untuk mengenal lebih dekat produk perajin lokal, proses berkarya, serta nilai budaya yang hidup di balik pilihan Cenderaloka.

Kategori
Cerita PerajinLokakaryaNews & Partnership
Cenderaloka
Tentang KamiHubungi Kami
Ikuti Kami
© 2026 Cenderaloka. Semua Hak Dilindungi.
Detail Artikel
BerandaCerita PerajinBegini Proses Pembuatan Blangkon Solo di Kampung Blangkon Potrojayan Surakarta
Cerita Perajin

Begini Proses Pembuatan Blangkon Solo di Kampung Blangkon Potrojayan Surakarta

Penulis: Meidy AgsitaEditor: Andra Kusuma Tayang: 7 Oktober 2026
Ananta Blangkon
Ananta Blangkon
Kota Surakarta, Jawa Tengah
Kunjungi Toko
Begini Proses Pembuatan Blangkon Solo di Kampung Blangkon Potrojayan Surakarta

CENDERALOKA - Blangkon tak hanya memiliki bentuk yang khas, ternyata dalam proses pembuatannya membutuhkan ketelitian dan keterampilan tangan seorang perajin.

Hal ini bisa dilihat dari proses produksi blangkon di Ananta Blangkon, salah satu usaha kerajinan blangkon di Kampung Potrojayan, Solo.

Ananta adalah ketua Paguyuban Blangkon Maju Utomo yang sejak tahun 1991 sudah mulai mempelajari keterampilan membuat blangkon.

Di tahun 2000 Ananta memutuskan untuk membuka usahanya sendiri yang diberi nama Ananta Blangkon.

Bagi Ananta "Keterampilan membuat blangkon telah menjadi bagian dari perjalanan hidupnya sebagai perajin".

Dalam proses pembuatan blangkon, biasanya berawal dari menyiapkan bahan.

Bahan yang disiapkan sesuai dengan pesanan konsumen, baik dari segi jenis kain maupun bentuk blangkon yang diinginkan.

Setelah bahan tersedia, kain kemudian dipotong mengikuti pola yang telah di tentukan.

Lalu masuk tahap pembentukan, pada tahap ini kain diberi lem agar bagian-baginnya dapat menyatu dengan sempurna.

Ananta BlangkonAnanta Blangkon
Blangkon Kagok Jogjakarta
Blangkon Kagok Jogjakarta
Rp 30.000
Beli Sekarang
Ananta BlangkonAnanta Blangkon
Blangkon Solo Perbawan
Blangkon Solo Perbawan
Rp 48.000
Beli Sekarang

Tahap selanjutkan kain dicetak menggunakan alat yang namanya klebut (alat pembuatan blangkon).

Kain yang telah diberi lem kemudian dibentuk menggunakan cetakan tersebut sampai menghasilkan bentuk blangkon.

Setelah proses pencetakan selesai, blangkon yang masih dalam cetakan tadi di jemur selama 6-7 jam.

Saat blangkon sudah kering, blangkon kemudian dicabut dari klebut.

Tak selesai sampai disini, masih masuk dalam tahap finishing yang dimana blangkon kering dirapikan dan dijahit menggunakan jahit tangan.

Tahap finishing ini menjadi bagian proses akhir untuk memastikan blangkon memiliki bentuk dan tampilan yang sesuai sebelum dikirim ke konsumen.

Setelah semua proses seslesai, blangkon dipacking dan dikirim ke konsumen.

Proses panjang ini menunjukkan bahwa pembuatan blangkon bukan sekedar membentuk kain menjadi penutup kepala saja.

Melainkan didalamnya terdapat keterampilan yang dipelajari melalui pengalaman.

(Meidy Agsita/Cenderaloka)

Apakah artikel ini bermanfaat?
Bagikan:
Tag:#Ananta Blangkon#Proses Pembuatan Blangkon#Cenderaloka
Komentar0
Belum ada komentar

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama dalam memberikan komentar

Artikel Populer

Kain Batik Tapanuli Selatan: 3 Rekomendasi Motif Menarik untuk Tampil Lebih Stylish
Cerita Perajin

Kain Batik Tapanuli Selatan: 3 Rekomendasi Motif Menarik untuk Tampil Lebih Stylish

22 Oktober 2026
Didampingi Agincourt Resources, Batik Tapsel Terus Berkembang
Lokakarya

Didampingi Agincourt Resources, Batik Tapsel Terus Berkembang

21 Oktober 2026
JNE Dukung UMKM Solo Berkembang, dari Promosi Produk hingga Subsidi Ongkir
News Partnership

JNE Dukung UMKM Solo Berkembang, dari Promosi Produk hingga Subsidi Ongkir

21 Oktober 2026
4 Tips Merawat Kain Lurik Agar Tidak Mudah Pudar Warnanya
Cerita Perajin

4 Tips Merawat Kain Lurik Agar Tidak Mudah Pudar Warnanya

21 Oktober 2026
Afhizza Kembangkan Baju Batik Anak dengan Motif Kecil dan Warna Cerah
Cerita Perajin

Afhizza Kembangkan Baju Batik Anak dengan Motif Kecil dan Warna Cerah

21 Oktober 2026

Artikel Terkait

Beberapa karya pilihan bulan ini tetap dengan harga yang adil bagi perajin.

Kain Batik Tapanuli Selatan: 3 Rekomendasi Motif Menarik untuk Tampil Lebih Stylish
Cerita PerajinKain Batik Tapanuli Selatan: 3 Rekomendasi Motif Menarik untuk Tampil Lebih Stylish 22 Oktober 2026
4 Tips Merawat Kain Lurik Agar Tidak Mudah Pudar Warnanya
Cerita Perajin4 Tips Merawat Kain Lurik Agar Tidak Mudah Pudar Warnanya 21 Oktober 2026
Afhizza Kembangkan Baju Batik Anak dengan Motif Kecil dan Warna Cerah
Cerita PerajinAfhizza Kembangkan Baju Batik Anak dengan Motif Kecil dan Warna Cerah 21 Oktober 2026
4 Rekomendasi Hijab Lukis yang Cantik Harga Terjangkau di Bawah Rp 100 Ribu
Cerita Perajin4 Rekomendasi Hijab Lukis yang Cantik Harga Terjangkau di Bawah Rp 100 Ribu 21 Oktober 2026
Cerita PerajinKain Batik Tapanuli Selatan: 3 Rekomendasi Motif Menarik untuk Tampil Lebih Stylish 22 Oktober 2026
Kain Batik Tapanuli Selatan: 3 Rekomendasi Motif Menarik untuk Tampil Lebih Stylish
Cerita Perajin4 Tips Merawat Kain Lurik Agar Tidak Mudah Pudar Warnanya 21 Oktober 2026
4 Tips Merawat Kain Lurik Agar Tidak Mudah Pudar Warnanya
Cerita PerajinAfhizza Kembangkan Baju Batik Anak dengan Motif Kecil dan Warna Cerah 21 Oktober 2026
Afhizza Kembangkan Baju Batik Anak dengan Motif Kecil dan Warna Cerah
Cerita Perajin4 Rekomendasi Hijab Lukis yang Cantik Harga Terjangkau di Bawah Rp 100 Ribu 21 Oktober 2026
4 Rekomendasi Hijab Lukis yang Cantik Harga Terjangkau di Bawah Rp 100 Ribu