CENDERALOKA - Kain perca biasanya dianggap sebagai bahan yang tidak memiliki nilai dan kegunaan.
Namun, ditangan Lilik owner dari Kinarya Craft, potongan-potongan kain tersebut bisa disulap menjadi produk yang memiliki nilai jual.
Kinarya Craft adalah sebuah usaha kerajinan yang memanfaatkan kain perca sebagai bahan utamanya dalam pembuatan berbagai macam aksesoris fashion.
Berdiri sejak tahun 2012 dengan memanfaatkan kain perca beserta berbagai bahan pendukung lainnya untuk menghasilkan produk yang tidak hanya menarik secara visual saja, tetapi juga memiliki nilai jual.
Konsep inilah yang menjadi salah satu karakter yang melekat pada produk yang dibuat oleh Lilik.
Produk-produk Kinarya Craft meliput topi, dompet, tas kecil, kalung batik, bros, jepit rambut, hingga bando.

Untuk produk best sellernya ada kalung batik, aksesoris ini cukup banyak diminati anak muda karena memiliki warna yang beragam.
Dalam proses pembuatannya, Kinarya Craft menggunakan potongan kain batik yang dipadukan dengan makram kayu.
Perpaduan ini memberikan kesan yang khas pada produk yang dibuat Lilik.
Ciri khas dari produk Kinarya Craft sendiri memang terletak pada kain perca.
Kain perca yang digunakan memiliki motif, warna, dan ukuran yang berbeda-beda.
Sehingga satu produk yang dibuat tidak akan sama dengan produk lainnya.
Untuk produksi aksesoris, Kinarya Craft menggunakan beberapa jenis kain perca, ada perca kain batik, broklat, dan satin.
Beberapa jenis kain ini memberikan banyak kemungkinan dalam menghasilkan sebuah produk dengan hasil atau karakter yang berbeda.
Pemanfaatan kain ini menjadi bagian penting dari nilai yang ditawarkan Kinarya Craft.
Harga dari produk-produk Kinarya Craft masih ramah dikantong, kebanyakan harganya masih di bawah Rp 50.000 saja.
"Perjalanan Kinarya Craft sejak 2012 menunjukkan bahwa kreativitas dapat menjadi cara untuk memberikan nilai baru pada bahan yang sebelumnya kurang dimanfaatkan". Ujar Lilik
Dengan begitu Kinarya Craft tidak hanya menghadirkan berbagai macam aksesoris fashion saja, tetapi juga menunjukkan bahwa dari kain perca yang sederhana bisa memiliki nilai baru melalui kreativitas.
Kinarya Craft menjadi salah satu contoh bahwa sesuatu yang sederhana dan tersisa dapat diolah kembali menjadi produk yang memiliki nilai guna, nilai estetika, dan daya tarik tersendiri.
(Meidy Agsita/Cenderaloka)






