CENDERALOKA - Perubahan tren memang menjadi tantangan yang harus dihadapi para pelaku usaha.
Namun, bagi Jammak Craft perubahan ini menjadi peluang untuk terus berkembang.
Usaha kerajinan milik Indri ini membuktikan bahwa kemampuan membaca pasar menjadi salah satu kunci untuk mempertahankan usahanya.
Jammak Craft sendiri berdiri sejak tahun 2008 yang berfokus pada produk kerajinan berukuran besar, seperti home decor, box seserahan, souvernir, hingga frame kaca.
Pada awal perjalanan usaha ini, Jammak Craft sempat menekuni pasar ekspor dengan memproduksi frame kaca yang masih menggunakan bahan-bahan alam seperti pelepah pisang dan tenun lidi.
Di tahun 2011 perjalanan ini mengalami perubahan karena krisis Eropa, kondisi ini membuat aktivitas ekspor terhenti.
Tetapi Indri tidak tinggal diam, akhirnya Jammak Craft mengalihkan fokus usahanya ke pasar lokal.
Produk yang dijual pun masih sama seperti frame kaca, tempat sampah, dan beberapa produk kerajinan untuk kebutuhan dekorasi.
Seiring berjalannya waktu, Jammak Craft mulai melihat adanya perubahan pada perkembangan pasar lokal.
Dari situlah Jammak Craft mulai bergeser ke berbagai produk kecil yang praktis dengan harga terjangkau.
Peluang ini dimanfaatkan oleh Indri sebagai owner untuk mengembangkan berbagai produk pernak-pernik, souvernir, merchandise, hingga barang yang dibuat berdasarkan kebutuhan konsumen.
Bagi Jammak Craft "kebutuhan konsumen bukan hanya menjadi tantangan, tetapi juga menjadi sumber inspirasi untuk menciptakan produk-produk baru di tengah perkembangan industri kerajinan yang terus berubah".
Dari kebutuhan pasar tersebut, Jammak Craft mulai memproduksi berbagai produk seperti card holder, tempat kacamata, dompet coin, gantungan kunci, dan masih banyak produk lainnya.
Meskipun kini telah berpindah ke produk yang berukuran kecil, Jammak Craft tetap membuka kesempatan bagi konsumen yang ingin memesan produk berukuran besar.

Untuk proses pembuatan produk dari Jammak Craft dilakukan di rumah dan Indri juga ikut turun tangan mengerjakannya.
Bahan yang digunakan dipilah terlebih dahulu berdasarkan kebutuhan produk, bahan utamanya menggunakan batik yang dipadukan dengan bahan lainnya seperti kulit imitasi, karton, dan bahan pandan.
Batik dengan warna cerah atau ceria dan motif kecil menjadi ciri khas dari produk Jammak Craft.
Sedangkan untuk produk best seller dari Jammak Craft adalah card holder yang produksinya sekitar 60 hingga 100 pcs setiap minggunya.
Dari sisi harga, produk Jammak Craft juga ditawarkan dengan harga yang relatif terjangkau, card holder dan gantungan kunci mulai Rp 20.000, sedangkan tempat kacamata dan dompet mulai dari Rp 40.000 an saja.
(Meidy Agsita/Cenderaloka)






