Cerita Perajin
Mulai Belanja
Cerita Perajin
Beranda Indeks Cerita Cerita Perajin Lokakarya News & Partnership Tentang Kami Hubungi Kami
Mulai Belanja
Cerita Perajin

Cerita Perajin adalah ruang untuk mengenal lebih dekat produk perajin lokal, proses berkarya, serta nilai budaya yang hidup di balik pilihan Cenderaloka.

Kategori
Cerita PerajinLokakaryaNews & Partnership
Cenderaloka
Tentang KamiHubungi Kami
Ikuti Kami
© 2026 Cenderaloka. Semua Hak Dilindungi.
Detail Artikel
BerandaCerita PerajinKain Perca Bisa Jadi Cuan: Kisah Bunda Craft Mengolah Limbah Kain Menjadi Produk Bernilai
Cerita Perajin

Kain Perca Bisa Jadi Cuan: Kisah Bunda Craft Mengolah Limbah Kain Menjadi Produk Bernilai

Penulis: Meidy AgsitaEditor: Andra Kusuma Tayang: 12 September 2026
Bunda Craft Solo
Bunda Craft Solo
Kota Surakarta, Jawa Tengah
Kunjungi Toko
Kain Perca Bisa Jadi Cuan: Kisah Bunda Craft Mengolah Limbah Kain Menjadi Produk Bernilai

CENDERALOKA - Perca atau sisa potongan kain biasanya dipandang sebagai limbah yang sudah tidak bernilai lagi.

Karena ukurannya yang kecil dan bentuknya yang tidak beraturan sering kali berakhir di tampat sampah.

Namun, menurut Asih pemilik Bunda Craft, perca atau sisa potongan kain ini justru menyimpan peluang.

"Berawal dari kepedulian Saya terhadap banyaknya limbah perca di lingkungan sekitar, lalu muncul sebuah gagasan sederhana untuk mengubah sesuatu yang tidak terpakai menjadi barang yang memiliki nilai jual". Ucap Asih

Gagasan itulah yang menjadi dasar lahirnya Bunda Craft, dengan melihat limbah kain bukan sebagai sesuatu yang hanya bisa dibuang, tetapi sebagai bahan yang dapat dimanfaatkan.

Dengan kreativitas Bunda Craft, potongan-potongan kain yang berasal dari sisa produksi penjahit dapat dikumpulkan dan diolah kembali menjadi sebuah produk yang memiliki fungsi.

Ternyata Bunda Carft mencoba melihat perca dari sudut pandang yang berbeda.

Potongan kain yang berukuran kecil ternyata dapat dipadukan dengan potongan kain lainnya.

Perbedaan motif, warna, maupun jenis kain justru menjadi bagian dari karakter sebuah produk.

Bunda Craft SoloBunda Craft Solo
Bag Ball Merah Hijau
Bag Ball Merah Hijau
Rp 30.000
Beli Sekarang
Bunda Craft SoloBunda Craft Solo
Pouch Bacan Nads
Pouch Bacan Nads
Rp 24.000
Beli Sekarang

Salah satu jenis perca yang banyak digunakan oleh Bunda Craft adalah perca batik.

Karena perca batik itu sendiri bukan hanya sekedar kain saja, tetapi juga memiliki nilai budaya yang sangat kuat.

Motif perca batik yang berbeda dapat menghasilkan tampilan yang khas ketika disusun menjadi sebuah produk.

Tak hanya perca kain batik saja, Bunda Craft juga memanfaatkan perca berbahan katun dan jeans.

Beragamnya jenis bahan kain yang dipilih, membuat produk yang dihasilkan memiliki karakter yang berbeda-beda.

Dari perca-perca inilah Bunda Craft akhirnya bisa mengembangkannya menjadi tas, pouch, aksesoris, hingga outer.

Produk-produk tersebut menunjukkan bahwa bahan yang sebelumnya dianggap sebagai limbah, dapat memiliki fungsi yang berbeda setelah diolah dengan kreativitas.

Konsep sederhana inilah yang membuat pemanfaatan perca menjadi menarik.

Tidak dibutuhkan bahan baru dalam jumlah besar untuk menciptakan sesuatu yang bernilai.

Ternyata bahan yang sudah tersedia, dapat dimanfaatkan kembali dan dikembangkan sesuai kebutuhan.

(Meidy Agsita/Cenderaloka)

Apakah artikel ini bermanfaat?
Bagikan:
Tag:#Kisah Bunda Craft#Cenderaloka#Dari Perca Menjadi Produk Bernilai Jual
Komentar0
Belum ada komentar

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama dalam memberikan komentar

Artikel Populer

Biar Gelang Manik Tetap Cantik, Ini Tips Perawatan ala Er-Ef
Cerita Perajin

Biar Gelang Manik Tetap Cantik, Ini Tips Perawatan ala Er-Ef

15 Oktober 2026
6 Cara Merawat Kebaya Kutu Baru Agar Tetap Terjaga Keindahannya
Cerita Perajin

6 Cara Merawat Kebaya Kutu Baru Agar Tetap Terjaga Keindahannya

14 Oktober 2026
3 Tips Mudah Merawat Dompet Kulit Jadi Lebih Awet
Cerita Perajin

3 Tips Mudah Merawat Dompet Kulit Jadi Lebih Awet

14 Oktober 2026
3 Rekomendasi Hiasan Dinding Nuansa Etnik untuk Mempercantik Ruangan
Cerita Perajin

3 Rekomendasi Hiasan Dinding Nuansa Etnik untuk Mempercantik Ruangan

13 Oktober 2026
Intip Yuk, Kecantikan dari Kerajinan Manik-manik Khas Suku Dayak Bernilai Jual Tinggi
Cerita Perajin

Intip Yuk, Kecantikan dari Kerajinan Manik-manik Khas Suku Dayak Bernilai Jual Tinggi

12 Oktober 2026

Artikel Terkait

Beberapa karya pilihan bulan ini tetap dengan harga yang adil bagi perajin.

Biar Gelang Manik Tetap Cantik, Ini Tips Perawatan ala Er-Ef
Cerita PerajinBiar Gelang Manik Tetap Cantik, Ini Tips Perawatan ala Er-Ef 15 Oktober 2026
6 Cara Merawat Kebaya Kutu Baru Agar Tetap Terjaga Keindahannya
Cerita Perajin6 Cara Merawat Kebaya Kutu Baru Agar Tetap Terjaga Keindahannya 14 Oktober 2026
3 Tips Mudah Merawat Dompet Kulit Jadi Lebih Awet
Cerita Perajin3 Tips Mudah Merawat Dompet Kulit Jadi Lebih Awet 14 Oktober 2026
3 Rekomendasi Hiasan Dinding Nuansa Etnik untuk Mempercantik Ruangan
Cerita Perajin3 Rekomendasi Hiasan Dinding Nuansa Etnik untuk Mempercantik Ruangan 13 Oktober 2026
Cerita PerajinBiar Gelang Manik Tetap Cantik, Ini Tips Perawatan ala Er-Ef 15 Oktober 2026
Biar Gelang Manik Tetap Cantik, Ini Tips Perawatan ala Er-Ef
Cerita Perajin6 Cara Merawat Kebaya Kutu Baru Agar Tetap Terjaga Keindahannya 14 Oktober 2026
6 Cara Merawat Kebaya Kutu Baru Agar Tetap Terjaga Keindahannya
Cerita Perajin3 Tips Mudah Merawat Dompet Kulit Jadi Lebih Awet 14 Oktober 2026
3 Tips Mudah Merawat Dompet Kulit Jadi Lebih Awet
Cerita Perajin3 Rekomendasi Hiasan Dinding Nuansa Etnik untuk Mempercantik Ruangan 13 Oktober 2026
3 Rekomendasi Hiasan Dinding Nuansa Etnik untuk Mempercantik Ruangan